Bahasa Pemrograman C/C++
Banyak sekali macam bahasa pemrograman yang dikenal saat ini namun pada dasarnya algoritma untuk memecahkan suatu masalah adalah sama untuk semua bahasa pemrograman. Menurut aplikasi yang akan dikembangkan, bahasa pemrograman dapat digolongkan dalam 2 bagian, yaitu:
- Bahasa Pemrograman Serbaguna. Bahasa pemrograman jenis ini dapat digunakan untuk mengembankan aplikasi apapun, tidak terpaku pada jenis aplikasi. Contoh untuk bahasa pemrograman ini adalah Pascal, C, C++, dan sebagainya. C misalnya digunakan oleh pemrogram-pemrogram di Microsoft untuk mengembangkan sistem operasi Windows, Microsoft Office, serta beberapa produk Microsoft yang lainnya.
- Bahasa Pemrograman Khusus. Meskipun bahasa pemrograman serbaguna mampu digunakan sebagai sarana pengembangan aplikasi apapun tetapi orang mengembangkan bahasa-bahasa pemrograman yang bersifat khusus untuk pengembangan aplikasi khusus. Contoh untuk bahasa-bahasa pemrograman khusus ini adalah FORTRAN yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi saintifik, COBOL, serta dBASE yang digunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi pemanipulasi data. Prolog untuk mengembangkan aplikasi –aplikasi kecerdasan buatan (artifical intelegence), Assembler untuk akses ke perangkat keras sehingga berfungsi sebagai bahasa perakit, Java untuk aplikasi-aplikasi berbasis internet, HTML, (Hyper Text Mark-up Language) untuk membuat dokumen-dokumen yang bisa dilihat dengan browser internet, dan sebagainya.
Bahasa pemrograman sendiri dapat dogolongkan berdasarkan orientasinya (lebih kearah mesin atau lebih kearah pengguna komputer) sebagai berikut:
– Bahasa Tingkat Tinggi. Bahasa ini lebih berorientasi ke arah manusia sehingga sebagai sintaknya sangat mirip dengan bahasa manusia (bahasa inggris). Bahasa pemrograman yang termasuk golongan ini adalahn Pascal, Delphi, Visual BASIC, COBOL, dBASE, dan sebagainya. Bahasa tingkat tinggi ini relatif mudah dipelajari oleh manusia namun ia memiliki kelemahan yaitu eksekusinya yang relatif lambat daripada bahasa tingkat rendah sebab sebelum perogram yang dibuat dengan bahasa tingkat tinggi ini dieksekusi, komputer harus menerjemahkan bahasa tingkat tinggi ini ke bahasa yang dia (komputer) mengerti(bahasa mesin).
– Bahasa Tingkat Menengah. Bahasa ini memiliki tingkatan lebih rendah dari bahasa tingkat tinggi sehingga lebih berorientasi pada komputer. Bahasa ini menggabungkan kemudahan bahasa tingkat tinggi tetapi memiliki akses langsung ke komputer. Contoh bahasa jenis ini adalah C dan C++. Bahasa yang termasuk bahasa tingkat menengah namun lebih berorientasi mesin dibanding C serta C++ adalah Assembler.
– Bahasa Tingkat Rendah. Bahasa jenis ini langsung berkomunikasi dengan komputer dengan bahasa yang dimengerti oleh kompute, yaitu bahasa yang dikodekan dengan bahasa biner (berbasis 2) sehingga bahasanya berupa deretan huruf 1 serta 0.
Kita kembali lagi pada bahasan mengenai judul artikel ini yaitu mengapa C++ dipilih untuk digunakan untuk sarana bagi para teman-teman untuk memahami pemrograman berorientasi objek (OOP-Object Oriented Programming)? Ada beberapa alasan untuk itu, yaitu:
- Bahasa C yang merupakan pendahulu (dan merupakan himpunan bagian) dari C++ adalah bahsa pemrograman yang digunakan oleh para mahasiswa di jurusan ilmu komputer pada tahun-tahun awal.
- Seorang yang telah mengenal C/C++ akan dengan mudah mempelajari bahasa-bahasa pemrograman berorientasi objek yang lainnya misalnya SmallTalk, Java, dan sebagainya (bahkan hingga bahasa-bahasa pemrograman berorientasi objek yang bersifat visual, misalnya Vsiual C++, C++ Builder, dan sebagainya)
- Bahasa C/C++ adalah bahasa yang luwes. Ia dengan mudah memasup hingga ke perangkat keras komputer, dengan mudahb dikompilasi berdasarkan pilihan minimalisasi penggunaan memori atau kecepatan, eksekusinya cepat karena merupakan bahasa tingkat menengah, dan sebagainya.
- Bahasa C/C++ luas digunakan di industri perangkat lunak. Microsoft misalnya, menggunakan C/C++ untuk pengembangan program-program aplikasinya (misalnya Microsoft Office, Microsoft Project, dan sebagainya). Bahkan sistem-sistem operasi yang populer sampai saat ini (misalnya Windwos, UNIX, LINUX, dan sebagainya) semuanya dikembangkan dengan bahasa C/C++.
- C++ mengadopsi secara sempurna hampir seluruh konsep-konsep pemrograman berorientasi objek. Konsep pewarisan, konsep kelas, polimorfisme, dan sebagainya, dapat dengan relatif sempurna dengan bahasa C/C++.
- C++ merupakan bahasa yang hampir secara sempurna mengadopsi konsep pemrograman berorientasi objek. Meskipun dengan demikian, C++ yang murpakan bahasa yang dikembangkan dari bahasa C juga dapat digunakan untuk melakukan pemrograman dengan teknik terstruktur (Setiap program yang ditulis dengan C akan berjalan dengan baik pada komputer C++; sebaliknya belum tentu demikian). Hal ini akan membantu para mahasiswa yang sebelumnya telah mengenal teknik perogaman tersetruktur untuk beralih ke teknik pemrograman berorientasi objek.
=====================================================
Compiler, Tools, IDE Program C++ di Sistem Operasi Linux
Compiler, Tools, IDE untuk membuat program C++ di sistem operasi Linux ada beberapa diantaranya yang cukup terkenal dan memiliki fitur yang bagus dan berkualitas. GCC (GNU Compiler Collection) adalah salah satu compiler yang sangat terkenal dan banyak dipakai programmer C++ baik di sistem operasi Linux(GCC) atau Windows (MinGW).
Compiler g++
Program C++ memerlukan compiler tersendiri di dalam GNU GCC Compiler yakni g++. Untuk itu di dalam sistem operasi Ubuntu Linux, Anda dapat menginstal compiler g++ dengan cara yang sangat mudah, yakni melalui terminal, ketikkan perintah berikut:
sudo apt-get install g++
Selain itu Anda juga dapat menginstal compiler g++ dengan cara mengetikan perintah:
sudo apt-get install build-essential
Perbedaannya adalah, pada perintah kedua (build-essential), beberapa development packages (paket) ikut diinstal. Paket-paket tersebut digunakan untuk membuat Debian Packages. Tapi tidak ada salahnya Anda menginstal dengan cara ini.
Code::Blocks IDE
Code::Blocks IDE merupakan free IDE (Integrated Development Environment) yang sangat baik untuk membuat program C++. Code::Blocks membutuhkan C++ Compiler, salah satunya adalah GNU GCC Compiler. Untuk itu Anda memerlukan GNU GCC Compiler terlebih dahulu sebelum menginstalnya.
Template untuk pembuatan project pada Code::Blocks IDE ini sangat lengkap. Diantaranya template untuk membuat program C++ berbasis ARM, GLUT, OGRE, SDL, GTK+, OpenGL, Qt4, WxWidgets dan aplikasi Console. Code::Blocks IDE sangat direkomendasikan untuk pembuatan program C++ secara umum.
Code::Blocks IDE juga cocok untuk pembuatan aplikasi atau program C++ berbasis WxWidgets GUI toolkit. Tersedia GUI Builder untuk pembuatan aplikasi atau program C++ berbasis WxWidgets. Artinya Anda dapat membuat program C++ dengan fasilitas drag n drop komponen GUI (WxWidgets).
Untuk menginstalnya di sistem Linux, Anda dapat menggunakan perintah berikut:
sudo apt-get install codeblocks
Code::Blocks IDE untuk sistem operasi Windows dapat Anda download di sini.
Qt Creator IDE
Qt Creator IDE merupakan IDE favorit untuk pembuatan aplikasi C++ berbasis Qt Framework. Qt merupakan C++ Framework yang memudahkan Anda membuat aplikasi atau program C++ khususnya yang berbasis GUI yang dapat berjalan secara multiplatform. Library Qt sangat kaya. Melalui Qt libraries, Anda dapat membuat program C++ dari jenis aplikasi console sampai berbasis mobile. Qt juga merupakan pilar utama desktop environment KDE. Qt memiliki lisensi free (GPL dan LGPL) maupun Commercial.
Sangat dianjurkan Anda menggunakan Qt Creator untuk membuat aplikasi atau program C++ berbasis Qt Framework. Anda dapat membuat program Qt berbasis GUI dengan cara drag n drop komponen GUI (Qt).
Tentu saja program C++ sederhana dapat dibuat dengan mudah melalui Qt Creator ini. Namun Qt Creator memang ditujukan untuk membuat aplikasi atau program C++ yang berbasis Qt Framework.
Qt Creator membutuhkan compiler (sama halnya Code::Blocks), yakni salah satunya GNU GCC Compiler. Pada sistem Linux (khususnya Ubuntu dan turunan Debian lainnya), Anda dapat menginstalnya secara mudah melalui terminal dengan perintah:
sudo apt-get install qtcreator
Jika Anda belum menginstal GNU GCC compiler dan juga Qt libraries(Qt SDK), maka secara otomatis akan diinstalkan juga melalui perintah di atas.
Untuk sistem operasi Windows, Anda dapat download Qt libraries(Qt SDK) dan Qt Creator di sini.
Semoga Anda dapat membuat aplikasi atau program C++ di sistem operasi Linux maupun sistem operasi lainnya dengan menggunakan compiler, tools, dan IDE yang free namun berkualitas tinggi.
Filed under: C++ | Tagged: C++ IDE, IDE C++ for Linux, IDE C++ for Windows | Leave a comment »



