….. BEGINI CARA WILDAN MERETAS SITUS PRESIDEN SBY …..
Sumber :
http://id.berita.yahoo.com/begini-cara-wildan-meretas-situs-presiden-sby-060830893.html
Filed under: IT News | Leave a comment »
Sumber :
http://id.berita.yahoo.com/begini-cara-wildan-meretas-situs-presiden-sby-060830893.html
Filed under: IT News | Leave a comment »
Deface adalah kegiatan mengubah halaman website orang lain tanpa sepengetahuan orang tersebut pastilanya ini adalah kejahatan dunia cyber. Deface terkenal juga dengan sebutan cybergraditti yaitu corat-coret website tertentu. Deface itu dilakukan dengan memanfaatkan kelemahan dari website tersebut.
Google digunakan sebagai salah satu mesin pencari yang powerfull untuk mencari informasi yang tepat dan akurat. Pencarian informasi secara akurat, cepat dan tepat didasari oleh berbagai macam motif dan tujuan, terlepas dari tujuan itu baik atau buruk. Di bawah ini akan dijelaskan tentang perintah khusus pada Google, dan akan dijelaskan pengertian dan penggunaan dari tiap – tiap perintah untuk mendapatkan informasi tersembunyi dan sangat penting. Perintah – perintah tersebut antara lain :
1. intitle:
”intitle:” ialah sintaks perintah untuk membatasi pencarian yang hanya menghasilkan judul yang mengandung informasi pada topik yang dimaksud.
Sebagai contoh pada pencarian, ”intitle: password admin” (tanpa tanda kutip). Pencarian akan mencari page yang mengandung kata ”password” sebagai judulnya dengan prioritas utama ”admin”.
Jika pada pencarian terdapat dua query pencarian utama, digunakan sintaks ”allintitle:” untuk pencarian secara lengkap. Sebagai contoh pada pencarian ”allintitle:admin mdb”. Maka pencarian akan dibatasi pada dua subjek utama judul yaitu ”admin” dan ”mdb”.
2. inurl:
”inurl:” ialah sintaks perintah untuk membatasi pencarian yang hanya menghasilkan semua URL yang hanya berisi kata kunci informasi yang dimaksudkan. Sebagai contoh pencarian dalam pencarian,”inurl: database mdb”.
Pencarian akan menghasilkan semua URL yang hanya mengandung informasi tentang ”database mdb”. Hal yang sama juga berlaku pada sintaks ini, jika terdapat dua query pencarian utama, digunakan sintaks ”allinurl:” untuk mendapatkan list url tersebut.
Sebagai contoh pencarian ”allinurl: etc/passwd” , pencarian akan menghasilkan URL yang mengandung informasi tentang ”etc” dan ”passwd”. Tanda garis miring slash (/) diantara dua kata etc dan passwd akan diabaikan oleh mesin pencari Google.
3. site:
”site:” ialah sintaks perintah untuk membatasi pencarian suatu query informasi berdasarkan pada suatu situs atau domain tertentu. Sebagai contoh pada pencarian informasi: ”waveguide site:ugm.ac.id” (tanpa tanda kutip). Pencarian akan mencari topik tentang waveguide pada semua halaman yang tersedia pada domain ugm.ac.id.
4. cache:
”cache:” akan menunjukkan daftar web yang telah masuk ke dalam indeks database Google, yang berhasil didapatkan oleh Google Crawler. Sebagai contoh:
”cache:detik.com”, pencarian akan memperlihatkan list yang disimpan pada Google untuk page detik.com.
5. filetype:
”filetype:” ialah sintaks perintah pada Google untuk pencarian data pada internet dengan ekstensi tertentu (i.e. doc, pdf or ppt etc). Sebagai contoh pada pencarian : ”filetype:pdf” ”Linux Hacking” (tanpa tanda kutip). Pencarian akan menghasilkan file data dengan ekstensi ”.pdf” yang mengandung kata Linux dan Hacking.
6. link: ”link:” ialah sintaks perintah pada Google yang akan menunjukkan daftar list web pages yang memiliki link pada web page special. Sebagai contoh: ”link:www.detik.com” akan menunjukkan daftar web page yang memiliki point link pada halaman situs Detik.
7. related:
Sintaks ini akan memberikan daftar web pages yang serupa dengan web page yang di indikasikan.Sebagai contoh: ”related:www.detik.com”, pencarian akan memberi daftar web page yang serupa dengan homepage Detik.
8. intext:
Sintaks perintah ini akan mencari kata kata pada website tertentu. Perintah ini mengabaikan link atau URL dan judul halaman. Sebagai contoh :
”intext:admin” (tanpa tanda kutip), pencarian akan menghasilkan link pada web page yang memiliki keyword yang memiliki keyword admin.
Dengan menggunakan beberapa kata kunci di atas, Google akan menjadi ”pedang” yang bisa dimanfaatkan untuk menggali informasi yang tersembunyi, tak terduga, bahkan sangat penting bagi suatu pihak. Beberapa pihak yang rajin melakukan auditing (pemeriksaan) keamanan suatu sistem melalui jaringan internet biasanya menggunakan google sebagai sarana praktis untuk footprinting (penggalian data sistem yang akan diaudit). Pada kesempatan mendatang, akan kita coba menguak beberapa rahasia yang bisa didapat, hanya dengan google dan kecerdasan otak kanan kita.
Defacer website dapat merubah tampilan sebagian atau seluruhnya tergantung kemauan
defacer dan lubang yang bisa dimasuki, namun jika dia sudah putus asa, defacer akan
melakukan denial of servis (DoS) attack yaitu mengirimkan request palsu pada server
yang berlebihan sehingga kerja server lambat dan lama-kelamaan server akan crash dan
down.
Untuk dapat melakukan web deface, defacer melakukan beberapa tahap sebagai berikut :
a. Mencari kelemahan pada sistem security, menemukan celah yang dapat dimasuki untuk melakukan eksplorasi di server target. Dia akan melakukan scanning tentang sistem operasi, service pack, service yang enable, port yang terbuka, dan lain sebagainya. Kemudian dianalisa celah mana yang bisa dimasuki.
b. Melakukan penyusupan ke server korban. Teknik ini dia akan menggunakan beberapa tools, file yang akan disisipkan, file exploit yang dibuat sengaja untuk di-copy-kan. Setelah berhasil masuk , tangan-tangan defacer bisa mengobok-obok isi server. Tapi tidak adil kiranya jika hanya sharing tentang teknik deface web. Maka untuk
pengelola situs harus waspada, karena deface bisa jadi bencana yang sangat merepotkan. Pekerjaan menata ulang dan memperbaiki bagian yang rusak, bukan pekerjaan yang mudah.
Untuk mengantisipasi hal tersebut anda harus melakukan langkah-langkah
preventif sebagai berikut :
Filed under: HACKING | Leave a comment »
Kumpulan perintah DOS yang sering digunakan untuk jaringan maupun secara umum. Ketika sistem operasi windows tidak berjalan dengan lancar, sebagai teknisi komputer perlu paham dengan perintah-perintah DOS, baik ketika ada trouble atau masalah dalam mengatasi suatu jaringan ataupun hanya sekedar ngecek jaringan saja. berdasarkan pengalaman inilah perintah perintah DOS yang pernah digunakan oleh Aku, semoga dapat membantu orang lain dalam mengatasi trouble pada komputer
Dalam menulisan dos untuk tulisan huruf besar atau huruf kecil tidak terlalu sensitif, ada dapat menulis dengan huruf besar atau huruf kecil seperti contoh ini C:\>DIR atau C:\>dir
Dan dalam perintah dos bila anda tidak memahami bagaimana cara penulisan perintah, maka anda dapat menulis perintah mada promt seperti ini ;
Contohnya perintah Copy : C:\>Copy, bila anda enter, maka tidak akan ada reaksi dan perintah slah, untuk mengetahui perintah lengkapnya silahkan ketik perintah C:\>Copy /? lalu tekan Enter, maka akan muncul bantuan cara menuliskan perintah yang benar
Untuk masuk ke sistem dos anda dapat melakukan cara :
Berikut daftar perintah Dos yang harus kita ketahui :
Berikut daftar lengkap perintah DOS beserta fungsinya :
Filed under: Perintah Dasar OS | Leave a comment »
Setelah absen dari dunia blogging setelah beberapa lama, saya kembali lagi untuk memberikan topik baru.
Mungkin ada yang bertanya, apakah itu VPN (Virtual Private Network)?
VPN adalah sebuah network yang menggunakan infrastruktur telekomunikasi umum (Internet) untuk menghubungkan satu komputer ke komputer lainnya (atau dari server ke client) secara privat. VPN dianggap network pribadi secara virtual karena VPN menggunakan sarana telekomunikasi umum, namun hanya orang-orang yang diijinkan yang dapat mengakses network VPN (menggunakan autentikasi dan enkripsi).
Artikel Berseri: 2. VPN dengan menggunakan hamachi
Untuk artikel ini, set up VPN dengan menggunakan VPN internal windows tidak dibicarakan.
Download LogMeIn Hamachi:
https://secure.logmein.com/products/hamachi/download.aspx
Website LogMeIn Hamachi:
https://secure.logmein.com/products/hamachi/default.aspx
Keunggulan menggunakan Hamachi:
Keterbatasan:
Screenshot Hamachi
User Interface Utama
Settings
Cara Setup Hamachi:
Prosedur untuk server:
1. Jalankan setup program, dan instal hamachi
![]()
2. Jalankan Hamachi, layar berikut akan ditampilkan. Klik Power on. Assign nama jika perlu.
![]()
3. Virtual IP akan di-assign. Klik create a new network untuk membuat network di komputer utama (server)
![]()
4. Masukan nama network dan password. Informasi ini digunakan untuk menambah anggota (client) ke dalam network
![]()
5. Network sudah dibuat.
Prosedur untuk Client:
1. Install Hamachi di client
2. Lakukan power on hamachi dan setup hostname jika perlu
![]()
3. Lalu klik join existing network
![]()
4. Isi network id dan password untuk server
![]()
5. Lakukan approve di server untuk menghubungkan client dengan network
6. Screenshot hamachi dengan network member
![]()
7. Ulangi cara tersebut untuk setiap client
Catatan: Setting hamachi di server dapat dirubah. Untuk mengunci network, supaya member baru tidak dapat ditambah, klik “do not accept new network members”. Untuk meminta password, silakan klik “require a password to join the network”, lalu klik set password. Untuk manual approval, klik “approve all new members manually”.
Untuk membuka menu ini, klik kanan nama network, lalu klik “set access”
Untuk melakukan chat, silakan:
1. Klik kanan komputer yang dituju, lalu klik chat
Semoga berguna.
Untuk setup remote desktop, silakan melihat post blog saya yang selanjutnya
http://wilsonchandra.wordpress.com/2011/10/30/set-up-remote-desktop/
Filed under: Networking | Tagged: Setting VPN dengan Hamachi | Leave a comment »